6 Kerajinan Tangan Khas Kalimantan Timur

Kerajinan Tangan Khas Kalimantan Timur

Kerajinan Tangan Khas Kalimantan Timur. Sejak diputuskannya lokasi ibu kota baru Indonesia yaitu di Kalimantan Timur, banyak yang membahas tentang ini. Ada yang pro, tapi ada juga yang kontra. Ada yang bilang kalau bagus pemindahan di Kalimantan Timur selain karena jakarta sudah terlalu padat, dan diperkirakan Kalimantan Timur adalah daerah yang minim bencana. Tapi tidak semua orang setuju dengan hal itu, buktinya beberapa ada yang memprotes keras karena berbagai hal. Salah satunya dikhawatirkan akan merusak habitat hewan di sana dan menghilangkan status sebagai salah satu paru paru dunia.

Tapi taukah kamu, Kalimantan Timur juga menyimpanbanyak seni dan budaya yang khas loh. Seperti tari tarian dan seni musiknya. Namun ada satu hal yang juga dipunyai oleh tanah suku Dayak ini yaitu Kerajinan Tangan.

Kerajinan Tangan Khas Kalimantan Timur

Sama seperti daerah lain di Indonesia, Kalimantan Timur juga punya kerajinan tangan yang khas dari daerah tersebut. Berikut adalah beberapa Kerajinan Tangan Kalimantan Timur :

1. Anyaman Rotan

Warga suku Dayak yang menggunakan bahan alami untuk membuat kerajinan tangan. Salah satu kerajinan tangan yang menggunakan bahan alami adalah anyaman. Bahan yang sering digunakan dalam membuat anyaman adalah rotan. Rotan rotan itu disusun dan dianyam oleh warga sekitar untuk dijadikan berbagai macam produk seperti topi, tas, tikar dan alat kebutuhan lainnya. Selain dari rotan, ada beberapa karya yang dihasilkan dari anyaman daun pandan dan kulit pohon.

2. Tenun Ulap Doyo

Kamu pasti sudah tidak asing dengan yang namanya tenun, namun di Kalimantan Timur ada beberapa kain tenun khas dari sana. Kain tenun dari Kalimantan Timur yang paling terkenal adalah kain yang dihasilkan dari suku Dayak Benuaq yang disebut kain tenun ulap doyo. Asal nama kain tenun ulap doyo ini didapat dari bahan dasar yang digunakan yaitu serat daun doyo. Daun doyo berasal dari tanaman sejenis pandan dengan nama latin Curculigo latifolia. Tanaman ini tumbuh subur di daerah pedalaman Kalimantan.

Masyarakat Suku Dayak belajar membuat tenun ulap doyo secara turun-menurun dari generasi ke generasi berikutnya. Sehingga mereka paham betul cara membuatnya. Mulai dari mengumpulkan sebanyak banyaknya daun doyo yang merupakan bahan dasar tenun ulap doyo. Selanjutnya daun doyo harus dikeringkan dan disayat sampai menjadi serat yang halus sebelum bisa dijadikan bahan untuk kain tenun. Serat daun ini lalu dilinting sampai membentuk benang kasar. Setelah terkumpul, benang-benang itu lalu diberi warna dengan pewarna dari tumbuhan. Warna yang paling sering ditemui adalah merah dan cokelat. Warna merah berasal dari buah glinggam, kayu oter, dan buah londo. Sedangkan warna cokelat berasal dari kayu uwar.


3. Manik-Manik Terang

Buat kamu yang hobi cari aksesoris waktu liburan, kamu pasti sudah tidak asing dengan yang namanya manik-manik. Namun manik-manik dari suku Dayak ini umumnya berwarna kontras atau terang seperti merah, kuning, hijau, putih, dan hitam. Menurut warga sekitar, warna-warna terang ini dianggap sebagai lambang dari keharmonisan Suku Dayak. Suku Dayak Kenyah menjadikan manik-manik sebagai penghias aksesoris, seperti penutup kepala, tas, kalung, sampai pakaian adat. Manik-manik itu disusun mengikuti pola atau bentuk yang dianggap suci dan membawa berkah.

Itulah beberapa Kerajinan Tangan khas Kalimantan Timur yang harus kamu Ketahui. Sebenarnya masih banyak lagi Kerajinan Tangan dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga : 10 Kerajinan Tangan dari Bambu

Untuk mengetahui produk-produk kerajinan tangan lainnya klik link : Mariberkarya.
Kami Percaya bahwa Orang Indonesia Memiliki Kreativitas untuk Membuat Karya yang Berkualitas.
Tetap Belajar, Terus Berkarya dan Selalu Bersinergi.
Mariberkarya, Ini Karya Kita.

Dapatkan Artikel Seperti ini GRATIS Sekarang Juga

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas